Pengadilan Agama Tulang Bawang Pengadilan Agama Tulang Bawang

Bekasi | badilag.mahkamahagung.go.id (21/12/2016)


Sekretaris Ditjen Badan Peradilan Agama Tukiran, S.H., M.M. menargetkan pedoman Standar Manajemen Mutu (SMM) dapat disosialisasikan ke seluruh satker peradilan agama mulai tahun 2017.
Hal itu disampaikannya saat membuka acara penyusunan Standar Manajemen Mutu di Bekasi, Rabu (21/12). “Oleh karena itu, kita harus targetkan maksimal di akhir januari sudah bisa diselesaikan” katanya.
Menurutnya, hingga saat ini pedoman Standar Manajemen Mutu sudah mencapai 90%. Kekurangannya hanya pada data yang bersumber dari Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama. “Sehingga di pertemuan kali ini, kita undang ketua dan beberapa panitera serta sekretaris pengadilan” ungkapnya.

Tukiran menambahkan bahwa sebelum disosialisasikan, di akhir Januari 2017 pedoman akan diseminarkan dengan melibatkan pimpinan pengadilan tingkat banding. Hal ini sangat penting, karena pedoman itu sendiri akan diterapkan di pengadilan.
Tidak hanya itu, pedoman Standar Manajemen Mutu merupakan bentuk karya bersama antara Ditjen Badan Peradilan Agama, MSy Aceh/PTA dan MSy/PA.
Setelah itu, untuk mendukung sosialisasi dan implementasi, Ditjen Badan Peradilan Agama akan menyelenggarakan pelatihan calon instruktur Sistem Manajemen Mutu dengan peserta yang berasal dari Ditjen Badan Peradilan Agama dan pengadilan dibawahnya.

 

Tukiran juga menyampaikan bahwa sesuai dengan hasil saat rapat pleno kamar Oktober lalu, program implementasi Sistem Manajemen Mutu merupakan salah satu program prioritas bidang Sekretariat di Tahun 2017. (hirpan hilmi)

 

Add comment

Security code
Refresh