logo mahkamah agung website ramah difable
Proses Berperkara

Seleksi Penerimaan Calon Hakim Di Lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi langsung situs resmi Mahkamah Agung Republik Indonesia

Berita Terkini

  1. Persidangan dilakukan oleh Majelis Hakim
  2. Pihak-pihak yang berperkara akan dipanggil oleh Jurusita untuk menghadiri sidang yang telah ditentukan.
  3. Sebelum sidang terlebih dahulu mendaftar nomor urut sidang diloket pendaftaran antrian dengan menyerahkan Relaas Panggilan. *(nomor antrian sidang diberikan secara urut sesuai pendaftaran).
  4. Persidangan dilakukan di Ruang Sidang Pengadilan Agama pada hari Senin - Kamis.
  5. Sidang dimulai pukul 09.00 Wib. Para pihak harus sudah hadir setengah jam sebelum dimulainya persidangan dan menunggu diruang tunggu sidang sampai ada panggilan dari Panitera Pengganti / Panitera Sidang.
  6. Majelis Hakim memeriksa identitas Anda dan Termohon atau Tergugat
  7. Jika Anda dan Termohon atau Tergugat hadir, maka Majelis Hakim berusaha mendamaikan, baik langsung maupun melalui proses Mediasi.
  8. Majelis Hakim berusaha mendamaikan Anda dan Termohon atau Tergugat dalam setiap kali sidang, namun anda punya hak untuk menolak untuk berdamai dengan Termohon atau Tergugat.
  9. Anda dan Termohon atau Tergugat memilih mediator yang tercantum dalam daftar yang ada di Pengadilan tersebut.

               

 

  • Jika Mediator adalah Hakim, maka anda tidak dikenakan biaya. Jika Mediator bukan Hakim, Anda dikenakan biaya.
  • Mediasi bisa dilakukan dalam beberapa kali persidangan.
  • Jika Mediasi menghasilkan perdamaian, maka Anda diminta untuk mencabut Gugatan.
  • Jika Mediasi tidak menghasilkan perdamaian, maka proses berlanjut ke persidangan dengan acara pembacaan surat gugatan, jawab menjawab antara Anda dan Tergugat atau Termohon, pembuktian, kesimpulan, musyawarah Majelis Hakim dan Pembacaan Putusan

 

  1. Salinan Penetapan atau Putusan dapat diminta ke Pengadilan Agama
  2. Pengadilan Agama memberikan Akta Cerai sebagai bukti cerai selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah Putusan berkekuatan hukum tetap dalam Perkara Gugat Cerai dan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah Penetapan Ikrar Talak dalam Perkara Cerai Talak

12. Eksekusi dilaksanakan oleh Jurusita setelah ada Permohonan Eksekusi dari para pihak kepada Pengadilan Agama.


Sistem Informasi Penelusuran Perkara

TypographyDengan diterbitkannya Surat Edaran Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 3/DJU/HM02.3/6/2014 tentang Administrasi Pengadilan Berbasis Teknologi Informasi maka peran Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP Versi 3.1.3), selanjutnya disebut sebagai SIPP, menjadi semakin penting dan diandalkan untuk proses administrasi dan penyediaan informasi baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.

Lebih Lanjut

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi Pencarian cepat data Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

LPSE

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung RI

Kunjungi




PA Tanjung Karang PA Metro PA Kalianda PA Gunung Sugih
PA Tanggamus PA Kota Bumi PA Krui PA Blambangan Umpu



SIKEP Mahkamah Agung SIMARI Mahkamah Agung Perpustakaan SIPP Mahkamah Agung SIRUP LKPP SIWAS Mahkamah Agung PA Tulang Bawang