Pengadilan Agama Tulang Bawang Pengadilan Agama Tulang Bawang

Senin, 14 November 2016 bertempat di aula, Pengadilan Tinggi Agama menyelenggarakan rapat persiapan penyusunan anggaran tahun 2018. Dalam pengarahannya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandarlampung Drs. H. Bahrussam Yunus, SH,MH menekankan bahwa mengawali anggaran dimulai dengan proses perencanaan anggaran  berdasarkan Rencana Strategis, Proses perencanaan ini akan melibatkan 3 komponen utama Pengadilan, yaitu unsur hakim sebagai pelaksana tugas dan fungsi Pengadilan dalam hal menerima, memeriksa dan memutus perkara, unsur kepaniteraan sebagai pelaksana tugas administrasi peradilan dan kesekretariatan sebagai supporting unit mendukung terlaksananya tugas dan fungsi peradilan. Selanjutnya KPTA Bandarlampung mengingatkan agar seluruh unsur dapat mengajukan usulan-usulan kegiatan yang benar-benar menjadi prioritas dalam mendukung terlaksananya tugas dan fungsi tersebut kemudian pada saat anggaran turun dimusyawarahkan kembali untuk penggunaannya, dengan demikian tujuan utama anggaran berbasis kinerja dapat terwujud.

 

Arief Hidayat selaku Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Bandarlampung, menyampaikan bahwa kegiatan penyusunan anggaran Tahun 2018 ini berdasarkan Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor : 287/SEK/OT.01.1/10/2016 Tanggal 26 Oktober 2016 Tentang Permintaan ADK RKA-KL TA 2018 dan Data Dukung , limit waktu penyerahan Arsip Data Komputer (ADK) dan Data Dukung ini paling lambat tanggal 30 Desember 2016 sudah dikirim ke Mahkamah Agung RI. Untuk itu Arief Hidayat berharap usulan dari Pengadilan Tinggi Agama Bandarlampung sudah jadi lebih awal mengingat kegiatan-kegiatan pada bulan Desember sangat padat seperti penyusunan Laporan Tahunan, Laporan Keuangan, dan Penyusunan LkjIP.

Arief Hidayat juga menggambarkan tabel perbandingan anggaran dari tahun 2015 sampai tahun 2016 dan Pagu Definitif DIPA Tahun 2017 sebagai berikut :

NO

JENIS BELANJA

TAHUN

2015

2016

2017

2018

A

DIPA 01 (BUA)

?

         1

BELANJA PEGAWAI (51)

16,801,658,000.00

14,986,317,000.00

16,558,772,000.00

         2

BELANJA BARANG (52)

 

   
 
  1. Operasional

1,054,342,000.00

1,027,042,000.00

1,287,226,000.00

 
  1. Non Operasional

474,860,000.00

369,709,000.00

369,709,000.00

         3

BELANJA MODAL (53)

10,000,000.00

494,999,999.00

324,000,000.00

JUMLAH

17,286,518,000.00

15,850,026,000.00

18,539,707,000.00

B

DIPA 04 (BADILAG)

268,939,000.00

180,400,000.00

180,400,000.00

 

 

 

 

 

 

 

Menurut Arief Hidayat, kenaikan dan penurunan prosentasi sangat dipengaruhi faktor antara lain : kebijakan nasional penganggaran dan proses awal penysunan. Untuk itu dalam kesempatan ini diawali dengan proses penyusunan anggaran dengan memohon usulan-usulan dengan harapan semua yang disulkan dapat terealisasi pada tahun 2018 nanti, kemudian untuk Pagu Definitif Tahun 2017 masih ada kemungkinan perubahan harapannya ada tambahan anggaran dan finalnya setelah terbit DIPA Tahun 2017 pada bulan Desember 2016 yang akan datang, tambah Arief Hidayat. (ahid)

 

Add comment

Security code
Refresh